Lorem ipsum dolor sit amet

Aliquam leo lectus, tempor ac hendrerit in, laoreet et nibh. Phasellus consequat velit ac mi vulputate aliquam.

Curabitur ullamcorper nibh nisi

Proin luctus placerat arcu, eget vehicula metus rhoncus ut. Fusce pharetra pharetra venenatis. Sed condimentum ornare ipsum.

Maecenas nisl est

Vestibulum suscipit ullamcorper bibendum. Nam quis commodo ligula. Etiam et mi et magna molestie iaculis.

Lorem ipsum dolor sit amet

Duis fermentum sem nec ipsum lacinia fermentum. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.

Morbi sed nulla ac est

Aliquam leo lectus, tempor ac hendrerit in, laoreet et nibh mi vulputate aliquam.

Curabitur ullamcorper

Nam malesuada bibendum metus ac faucibus nunc augue luctus sem.

Fusce pharetra pharetra

Maecenas nisl est, interdum id mollis sed, venenatis id tellus.

Indonesia Terlalu Doyan Impor, Makanya Rupiah Melemah

Indonesia Terlalu Doyan Impor, Makanya Rupiah Melemah
Bandung -Pelemahan nilai tukar mata uang tidak hanya dialami oleh Indonesia akan tetapi juga bagi negara lain. Seharusnya naik dolar ini dimanfaatkan untuk ekspor, bukan 'merengek' minta dolar melemah supaya bisa menggenjot lebih banyak impor.

Memang tingginya kebutuhan dalam negeri mendorong impor semakin tinggi. Kalau produksi dalam negeri bisa mencukupi kebutuhan, maka pelemahan nilai tukar tidak akan dianggap sebagai sebuah kiamat karena tidak perlu impor.

"Ketika rupiah melemah jangan dianggap kiamat. Cuma bedanya, kita ini manja. Kenapa? Karena sulit impor. Kita merengek kalau rupiah melemah," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI), Difi Johansyah dalam diskusi seputar nilai tukar di Hotel Trans Luxury, Bandung, Sabtu (7/12/2013).

Saat rupiah melemah, maka nilai harga untuk pembelian barang impor akan naik. Untuk mendapatkan keuntungan harga jual barang tersebut juga harus dinaikan.

Sulitnya bagi importir, harga harus disesuaikan dengan daya beli masyarakat. Sehingga kenaikan harga jual menjadi pertimbangan yang cukup serius.

"Makanya ketika rupiah melemah, kita merengek karena kita nggak bisa impor," sebutnya

Padahal barang impor tersebut banyak yang bisa diproduksi di dalam negeri. Seperti peralatan elektronik. Meskipun dirakit di Indonesia, namun komponennya masih saja diimpor.

"Masalah kita memang kita nggak bisa memproduksi barang sendiri," ungkapnya. ( detik Finance )

No Response to "Indonesia Terlalu Doyan Impor, Makanya Rupiah Melemah"

Posting Komentar